Sabtu, 25 Mei 2013

CINTA sejati vs sejatinya CINTA ... [bagian ke 1]

manakala hati menggeliat mengusik renungan
mengulang kenangan saat c.i.n.t.a menemui c.i.n.t.a
suara sang malam dan siang seakan berlagu
dapat aku dengar rindumu memanggil namaku
saat aku tak lagi di sisimu
ku tunggu kau di keabadian
aku tak pernah pergi selalu ada di hatimu
kau tak pernah jauh s'lalu ada di dalam hatiku
sukmaku berteriak, menegaskan kucinta padamu
terima kasih pada Maha c.i.n.t.a menyatukan kita
saat aku tak lagi di sisimu kutunggu kau di keabadian
cinta kita melukiskan sejarah
menggelarkan cerita penuh suka cita
sehingga siapapun insan tuhan pasti tahu c.i.n.t.a kita sejati
lembah yang berwarna membentuk melekuk memeluk kita
dua jiwa yang melebur jadi satu dalam kesucian c.i.n.t.a
Siapa yang tidak tahu lagu c.i.n.t.a Sejati yang dinyayikan BCL ?? (*emm gak wajib tahu juga sii... hee)
lagu yang juga menjadi soundtrack film Habibie Ainun ini jadi sangat nge'HIT bersamaan dengan HITnya film tersebut. Liriknya yang menggambarkan c.i.n.t.a sejatinya pasangan kekasih yang menjadi sorotan publik dengan jalan cerita yang romantis dan menjadi indah untuk kita simak, seperti di dalam film tersebut, membuat saya juga terlena dalam lantunan irama lirik itu, seperti menghayati kisah cinta itu. Majas-majas yang digunakan menggetarkan hati untuk ikut serta berdendang dengan melodi yang menghanyutkan perasaan, dan sepertinya saya juga sangat menikmatinya... ^_^
c.i.n.t.a sejati... entah kenapa, saya ingin menulis tentang dia, dengan keberadaannya yang sangat membingungkan... hehee... siapa pernah menjumpai c.i.n.t.a sejati ??? (*cuuuuuuuuuuung!!!) hehe...
Rasanya tidak hanya saya saja yang menginginkan keberadaanya itu benar-benar nyata dapat dirasakan, pasti kalian ingin tahu juga, siapa dimana kapan kalian bisa bertemu dengan c.i.n.t.a sejati???
tapi sebelum itu, sadarkah kita, sudah terlalu banyak memaknai tentang apakah itu c.i.n.t.a...
memaknai c.i.n.t.a itu sebuah perasaan mengasihi, menyayangi seseorang, sehingga kita bisa menumpahkan perasaan itu kepadanya, menyayanginya, mengasihinya...
Sejatinya apa itu c.i.n.t.a ?

c.i.n.t.a berjalan di hadapan kita
dengan menggunakan gaun kelembutan.
Tetapi sebagian kita lari darinya dalam ketakutan,
atau bersembunyi dalam kegelapan.
Dan sebagian yang lain mengikutinya
untuk melakukan kejahatan atas nama c.i.n.t.a.
(Kahlil Gibran)
Memaknai c.i.n.t.a adalah sebuah karunia, karena dia dapat kita rasakan keberadaannya, dan kedatangannya... namun kapan dan dimana itu, kitalah yang harusnya tahu. karena jangan sampai kita salah memaknai c.i.n.t.a yang lain, yang seharusnya bukan itu ...
c.i.n.t.a itu suci (*sepakat), dan yang membawa ia kedalam kesucian adalah sang pemilik c.i.n.t.a itu. Sehingga kitalah yang membawa kemana c.i.n.t.a itu akan diarahkan. Jika ada pepatah "c.i.n.t.a itu buta", silahkan kalian boleh percaya, dengan sebuah pemahaman bahwasanya, jika kita membiarkan c.i.n.t.a berjalan dengan adanya dia, maka kita akan dibawa kemana dia mau... Sejatinya, c.i.n.t.a tidak membawa kita pada kesesatan apalagi dosa, namun setan selalu membisikkan godaannya, dengan kelembutan c.i.n.t.a, sehingga atas nama c.i.n.t.a dosa pun akan disapa dengan ramah. Astaghfirullohal'adzim ...
Luarbiasa bagi Sang Pemilik c.i.n.t.a, yang menciptakan betapa indahnya c.i.n.t.a itu, dan semoga kita termasuk dalam naungan c.i.n.t.a-NYA... ^_^
Lalu bagaimana c.i.n.t.a itu?
Sekali lagi, kita yang menyetir kemana c.i.n.t.a itu bermuara... dan c.i.n.t.a selalu manut kepada pemiliknya.

>>> to be continued

Tidak ada komentar: