
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Nama saya Dani Mega Sari, sekarang saya adalah seorang mahasiswi di
sebuah perguruan tinggi di Semarang, Unnes. Saya adalah anak ke 2 dari 4
bersaudara, ibu saya bernama Lasinah dan ayah saya bernama Parmo, saya
dilahirkan dari keluarga yang biasa-biasa saja, bukan termasuk keluarga
yang mempunyai pengetahuan agama yang bagus, karena riwayat orang tua
saya pun bukan berasal dari keluarga yang memiliki pengetahuan agama
yang bagus. Karena di keluarga kami memang tidak memiliki sejarah yang
sepesial mengenai pengetahuan agama, namun bukan berarti orang tua kami
acuh mengenai agama, kami diperkenalkan agama sejak kecil, lingkungan
yang mendukung menjadikan tumbuh kembang pengetahuan agama kami menjadi
baik, berawal dari pengajian-pengajian kecil di desa yang diadakan oleh
sebuah oraganisasi remaja tingkat RT yang semangat menggalang pengajian
untuk anak-anak. Karena semangat dan dorongan dari berbagai pihak, saya
dan ke tiga saudara saya pun dapat mempelajari pengetahuan agama selain
di dalam lingkup sekolah, seperti di pengajian anak-anak sampai
mengikuti TPQ.
Berbicara mengenai pengetahuan agama,
syahadat adalah dasar dari agama islam, dan menjadi syarat awal masuk ke
dalam agama islam. Syahadat yang saya ketahui adalah menjadi rukun
islam yang pertama ketika seseorang masuk dalam agama islam, tetapi bagi
saya, yang islam sejak lahir, maka syahadat yang saya miliki langsung,
maksudnya langsung masuk dimana saya mengamalkan syahadat itu sendiri,
yait dalam melakukan sholat 5 waktu. Lain halnya apabila seorang mualaf,
maka mereka dikhususkan untuk membaca syahadat terlebih dahulu sebelum
dapat dikatakan masuk agama Islam. Istilahnya adalah untuk seorang
mualaf ialah, mereka mengerti makna syahadat itu sendiri baru dapat
mengamalkannya setelah syah masuk islam, namun bagi mereka yang masuk
agama islam sejak lahir, seperti saya, mereka mengamalkan syahadat itu
sendiri baru dapat mengetahui makna yang terkandung dalam syahadat itu.
Saya pun mempunyai pandangan yang berbeda mengenai syahadat, sewaktu
saya masih kecil dan dengan saya yang saat ini, dahulu yang saya tahu
mengenai syahadat itu ialah sebuah kesaksian kita dengan
islam, yaitu bersaksi bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang wajib kita
sembah dan Rasulullah, Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT, lain dengan yang saat ini saya ketahui dan saya yakini, bahwa syahadat ialah sebuah sumpah,
jadi ada perbedaan mengenai bersaksi dan bersumpah, sumpah ialah
seperti janji pasti yang kita ucapkan yang haram untuk dianggap sepele,
apalagi untuk kita ingkari. Jadi dalam syahadat itu, isi sumpah kita
ialah, saya bersumpah bahwa Allah-lah satu-satunya Dzat yang
WAJIB kita sembah, dan WIJIB hukumnya kita menghambakan diri kepadanya,
dan saya bersumpah bahwa Nabi Muhammad ialah Rasululloh, yang wajib
kita imani sebagai imam sepanjang masa.
Karena sumpah lebih menegaskan kita setelah kita bersaksi.
Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar