Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh
HIDUP MAHASISWA !!!
Yang sering kita serukan, ketika sudah menyandang sebagai seorang Mahasiswa. Mahasiswa yang secara status sebagai seorang pelajar di sebuah perguruan tinggi yang menyandang sebagai 'maha-nya siswa' artinya pelajar tingkat tinggi. atau juga dapat diambil definisi mahasiswa ialah sebagai berikut,
"Pengertian Mahasiswa dalam peraturan pemerintah RI
No.30 tahun 1990 adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar di
perguruan tinggi tertentu. Selanjutnya menurut Sarwono (1978) mahasiswa
adalah setiap orang yang secara resmi terdaftar untuk mengikuti
pelajaran di perguruan tinggi dengan batas usia sekitar 18-30 tahun.
Mahasiswa merupakan suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh
statusnya karena ikatan dengan perguruan tinggi. Mahasiswa juga
merupakan calon intelektual atau cendekiawan muda dalam suatu lapisan
masyarakat yang sering kali syarat dengan berbagai predikat.'"
sumber : http://definisipengertian.com/2011/pengertian-mahasiswa/
Dan yang paling penting adalah mahasiswa di masyarakat dipandang sebagai sosok yang serba bisa dan serba tahu tentang segala hal, baik bersifat agama, ekonomi, sosial, budaya teknologi dan sebagainya.
Menjadi seorang mahasiswa ideal.
Mahasiswa ideal ??? Maksudnya yang seperti apakah ??? Dan mengapa harus menjadi Mahasiswa yang ideal ???
seperti definisi yang telah diungkapkan di atas bahwasanya Mahasiswa harus dituntut serba-bisa karena dalam masyarakat mereka dipandang sebagai seseorang yang serba bisa, jadi untuk menjadi mahasiswa ideal mestinya harus memiliki wawasan luas agar walaupun tidak secara mendalam atau tidak mempelajari secara mendalam, tapi setidaknya mereka harus tahu banyak hal, walaupun itu sedikit, jadi kesimpulannya 'tahu sedikit tentang banyak hal'. Untuk mewujudkannya, seorang mahasiswa DILARANG hanya berkutat dengan satu kegiatan saja, KULIAH !!!
Bukankah kuliah itu penting ???
Jawabannya BETUL, kuliah memang pentinga dan memang sudah menjadi sebuah kewajiban bagi semua Mahasiswa, karena setiap orang yang mendaftarkan diri di sebuah perguruan tinggi tentunya tujuan utamanya yaitu kuliah, kecuali yang mempunyai visi-misi tertentu, namun normalnya seperti itu.
Seperti seorang Muslim, bagi seorang muslim sholat, puasa, zakat, haji itu adalah sebuah kewajiban dan memang harus mereka lakukan karena memang itu kewajiban dan lagi tidak bisa ditawar oleh apapun, lalu bagaimana mereka menjadikan dirinya hamba yang spesial di hadapan Allah SWT, maka mereka harus menambahkan amalan-amalan sunnah yang lain, yang bahkan tidak semua orang muslim mampu serta mau melakukannya, demi mendapatkan posisi yang spesial di hadapanNYA. Seorang Mahasiswa pun harusnya seperti itu, kuliah, memang itulah kewajiban mereka dan setiap mahasiswa pasti kuliah, tapi bagaimana mereka bisa mendapatkan nilai plus di lingkungan kampusnya bahkan di masyarakat secara umumnya nanti itulah yang menjadi pemicu seorang mahasiswa agar berperan aktiv dalam perkuliahan dan kegiatan-kegiatan kampusnya contohnya yaitu organisasi. Mengikuti organisasi adalah salah satu bukti konkrit seorang mahasiswa yang tidak mau hanya mendapatkan ilmu eksak atau sebagainya, tetapi dengan mengikuti organisasi dapat dilihat bahwa seorang mahasisswa itu tidak mau hanya memiliki pengetahuan tentang jurusan yang dia ambil, paling tidak dia dapat mendapatkan teman atau link yang lebih banyak atau luas dengan mengikuti organisasi itu ketimbang mahasiswa yang hanya berkutat dengan buku matakuliahnya saja, karena mereka cenderung menjadi mahasiswa pasif, atau bahsa yang sering digunakan untuk menyebut mahasiswa seperti itu yaitu mahasiswa apatis, atau dalam bahasa yang lain KUPU-KUPU (Kuliah Pulang-Kuliah Pulang) atau juga mahasiswa Kambungan, yang setiap minggu selalu pulang Kampungnya, karena tidak ada kegiatan yang mengisi tiap akhir pekan atau saat tidak ada jam kuliah. Lain halnya dengan Mahasiswa yang mengikuti kegiatan organisasi atau sebagainya di kampus, mereka akan cenderung mudah bergaul dan bersosialisasi dengan kawan-kawannya dan secara continu dan bertahap akan timbul jiwa sosial yang tinggi, serta terlihat menjadi anak yang supel dengan kawan-kawan dan lingkungan kampusnya. Selain itu juga pentingnya berorganisasi bagi mahasiswa juga dapat melatih public speakingnya, karena rasanya aneh sekali dan amat sangat kurang pantas apabila seorang mahasiswa tidak bisa berbicara di hadapan umum., apalagi sebagai mahasiswa kependidikan, pastinya harus memiliki skill untuk berbicara di depan. Yang basisnya nanti di pekerjaannya dituntut menjadi seorang pendidik yang harus pastinya menguasai skill berbicara dan mental seorang pendidik supaya dapat berhasil menjadi pendidik yang mampu menelurkan peserta didik yang bermutu tinggi dan mampu secara hard skill maupun soft skill.
Jawabannya BETUL, kuliah memang pentinga dan memang sudah menjadi sebuah kewajiban bagi semua Mahasiswa, karena setiap orang yang mendaftarkan diri di sebuah perguruan tinggi tentunya tujuan utamanya yaitu kuliah, kecuali yang mempunyai visi-misi tertentu, namun normalnya seperti itu.
Seperti seorang Muslim, bagi seorang muslim sholat, puasa, zakat, haji itu adalah sebuah kewajiban dan memang harus mereka lakukan karena memang itu kewajiban dan lagi tidak bisa ditawar oleh apapun, lalu bagaimana mereka menjadikan dirinya hamba yang spesial di hadapan Allah SWT, maka mereka harus menambahkan amalan-amalan sunnah yang lain, yang bahkan tidak semua orang muslim mampu serta mau melakukannya, demi mendapatkan posisi yang spesial di hadapanNYA. Seorang Mahasiswa pun harusnya seperti itu, kuliah, memang itulah kewajiban mereka dan setiap mahasiswa pasti kuliah, tapi bagaimana mereka bisa mendapatkan nilai plus di lingkungan kampusnya bahkan di masyarakat secara umumnya nanti itulah yang menjadi pemicu seorang mahasiswa agar berperan aktiv dalam perkuliahan dan kegiatan-kegiatan kampusnya contohnya yaitu organisasi. Mengikuti organisasi adalah salah satu bukti konkrit seorang mahasiswa yang tidak mau hanya mendapatkan ilmu eksak atau sebagainya, tetapi dengan mengikuti organisasi dapat dilihat bahwa seorang mahasisswa itu tidak mau hanya memiliki pengetahuan tentang jurusan yang dia ambil, paling tidak dia dapat mendapatkan teman atau link yang lebih banyak atau luas dengan mengikuti organisasi itu ketimbang mahasiswa yang hanya berkutat dengan buku matakuliahnya saja, karena mereka cenderung menjadi mahasiswa pasif, atau bahsa yang sering digunakan untuk menyebut mahasiswa seperti itu yaitu mahasiswa apatis, atau dalam bahasa yang lain KUPU-KUPU (Kuliah Pulang-Kuliah Pulang) atau juga mahasiswa Kambungan, yang setiap minggu selalu pulang Kampungnya, karena tidak ada kegiatan yang mengisi tiap akhir pekan atau saat tidak ada jam kuliah. Lain halnya dengan Mahasiswa yang mengikuti kegiatan organisasi atau sebagainya di kampus, mereka akan cenderung mudah bergaul dan bersosialisasi dengan kawan-kawannya dan secara continu dan bertahap akan timbul jiwa sosial yang tinggi, serta terlihat menjadi anak yang supel dengan kawan-kawan dan lingkungan kampusnya. Selain itu juga pentingnya berorganisasi bagi mahasiswa juga dapat melatih public speakingnya, karena rasanya aneh sekali dan amat sangat kurang pantas apabila seorang mahasiswa tidak bisa berbicara di hadapan umum., apalagi sebagai mahasiswa kependidikan, pastinya harus memiliki skill untuk berbicara di depan. Yang basisnya nanti di pekerjaannya dituntut menjadi seorang pendidik yang harus pastinya menguasai skill berbicara dan mental seorang pendidik supaya dapat berhasil menjadi pendidik yang mampu menelurkan peserta didik yang bermutu tinggi dan mampu secara hard skill maupun soft skill.
Kembali kepada mahasiswa yang cenderung memilih aktiv dalam kegiatan kampusnya, selain banyak juga kelebihan yang didapat dalam berorganisasi juga ada kekurangannya, tentunya kalau keduanya tidak dimanage dengan baik. Semisal, kuliah keteteran dan IP jeblog gara-gara banyak bolos karena banyak kegiatan, dan sebagainya. jangan sampai dehhh ...
Setelah ini ada sedikit kiat-kiat agar ORGANISASI-KULIAH bisa berjalan seimbang...
dari acara Smart and Creative Training (SECRET) Break Your Minda and Creativity to be Unbreakable by RIPTEK.
Argumen-argumen ini diambil dari sesion A-Q (Tanya-Jawab)
Setelah ini ada sedikit kiat-kiat agar ORGANISASI-KULIAH bisa berjalan seimbang...
dari acara Smart and Creative Training (SECRET) Break Your Minda and Creativity to be Unbreakable by RIPTEK.
Argumen-argumen ini diambil dari sesion A-Q (Tanya-Jawab)
--MENYEIMBANGKAN ORGANISASI & KULIAH--
Q = Apabila jadwal organisasi dan kuliah berbenturan, sikap yang seharusnya diambil ?
A = karena status kita adalah sebagai siswa/mahasiswa maka yang utama dan harus diutamakan adalah KULIAH/BELAJAR, karena yang pokok "MAHASISWA untuk BELAJAR".
--> seperti penjelasan diatas, KULIAH yang UTAMA,
prioritaskan yang utama, walaupun sebenarnya keduanya adalah menjadi prioritas kita, namun kembali pada yang utama yaitu kuliah untuk belajar.
Q = Organisasi banyak jadwal yang bertabrakan saat jam kuliah ?
A = Kenali dulu organisasi yang diminati, untuk sharing seputar organisasi tersebut, kenali, jangan diberatkan dengan adanya tugas-tugas kuliah.
--> artinya sebelum kita masuk/terjun kedalamnya, kita harus tahu paling tidak sekilas tentang organisasi tersebut, dan akhirnya setelah sedikt tahu tentang si 'dia' dapat kita perkirakan tentang kegiatan-kegiatan atau program-program kerja dari organisasi tersebut akankah mengganggu aktivitas perkuliahan kamu. Pilih yang sekiranya kamu dapat sejalan antar kuliah dan organisasi, caranya dengan memanagenya, dan yang terpenting kembali diprioritaskan.
Q = Menyeimbangkan waktu saat mengikuti 2 organisasi ?
A = Harus bisa memanage waktu, agar tidak berat sebelah pada satu organisasi tersebut yang diikuti. Tidak menjadi pemimpin pada 2 atau lebih organisasi yang berbeda.
--> sekarang ceritanya kamu udah ikut organisasi dan kamu mengikuti 2 atau lebih.
yang pertama kamu haris adil dan tidak berat sebelah, nanti bisa jadi ada kecemburuan di dalamnya, dan bisa jadi kamu jadi troubel maker karena berat sebelah itu.
dan juga jangan menjadi pemimpin di 2 atau lebih, itu akan sangat memberatkan, mempunyai tugas dan kewajiban besar di 2 atau lebih organisasi yang berbeda akan dimungkinkan terjadi kegagalan pada salah satunya atau keduanya, karena wewenang dipegang oleh orang yang sama. namun untuk mengatasi hal tersebut biasanya untuk menjadi seorang pemimpin sudah terlebih dahulu disyaratkan bahwa belum memimpin organisasi lain di luar.
Mungkin itu yang dapat saya bagi, tentang mahasiswa dan kegiatannya, dan bagaimana menjadi mahasiswa yang sukses?
Seperti dalam buku,
So sekarang kamu dapat menentukan jalanmu sendiri, mau dibawa kemana masa mahasiswamu.
HIDUP MAHASISWA !!!
Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar